Page 33 - Media Edukasi Klinik Maret 2026
P. 33
ARTIKEL KESEHATAN 28
Mengenal Hernia Pada Anak
M M e n g e n a l H e r n i a P a d a A n a k
n
n
e
r
i
d
n
g
e
l
n
e
k
a
a
a
P
a
H
a
A
Narasumber: dr. Asri Dwi Rahmawati,MSc,Sp.B,Subsp.Ped(K)
Hernia adalah Penonjolan Kesimpulan : Hernia terjadi
kantong peritoneal melalui karena kelainan anatomis.
suatu celah/ defekpada Satu-satunya cara untuk
dinding rongga abdomen. mengobati: operasi
Hernia terjadi karena (herniotomi). Operasi
bawaan lahir => adanya bersifat elektif pada hernia
Lubang (prosesus vaginalis) reponibel (yang bisa keluar
yang harusnya tertutup Pemeriksaan fisik => masuk) tapi lebih baik
saat bayi berkembang tapi Inspeksi tanda-tanda segera dikerjakan untuk
tetap terbuka. Klasifikasi asimetri pada kedua menghindari hernia
hernia pada anak, terbagi 2 inguinal, apakah ada strangulata (terjepit) yang
yaitu: 1). Reponibel => massa Palpasi dengan berisiko operasi emergensi
Penonjolan viskus dapat menggunakan jari telunjuk dan tindakan lebih
dikembalikan ke dalam atau kelingking melintang kompleks (pemotongan
abdomen. 2). Irreponibel => arah funikulus spermatikus usus hingga pembuatan
hernia yang mengalami di atas tuberkulum kantung usus di kulit).
komplikasi, terbagi 2 yaitu pubikum, kantong hernia Prosedur herniotomi relatif
inkarserata dan strangulata. (+) Reflek kremaster untuk sederhana dengan sayatan
Hernia pada anak, Insidensi membedakan dengan minimal, anak dapat pulang
tertinggi terjadi pada tahun retraktil testis atau UDT. H+1 operasi. Ada risiko
pertama dan kedua Tatalaksana hernia dengan rekurensi hernia
kehidupan anak (terutama Tindakan operasi dilakukan
3 bulan pertama setelah sesegera mungkin => risiko
lahir). Laki-laki > perempuan strangulasi. Tindakan
=> 10:1 , dimana hernia pada herniotomi => ligasi tinggi
anak 60 % : dextra, 25 % : dan pengangkatan kantong
sinistra dan 15 % : bilateral. hernia .
Hernia dapat didiangnosa Komplikasi operasi bisa
dengan cara melihat saja terjadi seperti
adanya benjolan pada lipat hematoma, adanya infeksi
paha yang hilang-timbul, dan adanya kerusakan
timbul bila beraktivitas atau organ-organ pada funikulus
menangis dan hilang bila spermatikus => nekrosis
anak tidur/ berbaring. Besar atau atrofi testis
benjolan bervariasi,
Benjolan dapat mencapai
skrotum (pada anak laki-
laki).
www.rs-fatmawati.go.id RUMAH SAKIT FATMAWATI

