Page 24 - Jurnal Farmasi Klinik Vol 4 No 1
P. 24

Jurnal Farmasi Klinik Best Practice Volume 4 No 1


                        the good category, and 85.14% of general drug storage was in the good category.
                        Statistical analysis using a t-test revealed that the storage of high-alert, LASA,
                        emergency, and general drugs had a significance value of p > 0.05. These results
                        illustrate that drug storage in the Fatmawati Hospital Pharmacy warehouse meets
                        the standards.
                        Keywords: Medication Storage, High-Alert Medications, LASA, Emergency
                        Medications, Pharmaceutical Warehouse.



                        Pendahuluan                                tersedia    setiap    saat     untuk
                               Penyimpanan              obat       penanganan     kondisi   akut    dan
                                                                                    6
                        merupakan    aspek   krusial  dalam        mengancam jiwa . Pengelolaan yang
                        manajemen farmasi rumah sakit yang         tidak tepat dapat berakibat fatal bagi
                        bertujuan menjaga mutu, efikasi, dan       keselamatan pasien. Oleh karena itu,
                        keamanan obat hingga digunakan             evaluasi       terhadap       sistem
                        oleh pasien. Kesalahan penyimpanan         penyimpanan obat di rumah sakit
                        dapat berdampak pada efektivitas           sangat diperlukan .
                                                                                    7,8
                        terapi dan membahayakan pasien.                  Di Indonesia, tantangan dalam
                        PKPO     3   dan    SKP     3   dari       penerapan    standar   penyimpanan
                        Kementerian    Kesehatan    menjadi        meliputi   infrastruktur,  pelatihan
                        pedoman      utama      pengelolaan        petugas, serta kondisi logistik. ,15,16
                        penyimpanan, termasuk obat high                  Studi   ini   berfokus   pada
                        alert, LASA, dan emergensi .               evaluasi  sistem   penyimpanan    di
                                                   1,2
                               Obat high alert didefinisikan       RSUP         Fatmawati         untuk
                        sebagai obat yang memiliki risiko          mengidentifikasi kesesuaian terhadap
                        tinggi menyebabkan cedera serius           standar   dan   memberikan    solusi
                        dan menyebabkan Reaksi Obat Yang           berbasis bukti 9, 10 .
                        Tidak Diinginkan (ROTD) jika tidak
                        disimpan dan digunakan secara tepat.       Metode
                        Data   keselamatan    spesifik  dari       Penelitian  ini   merupakan    studi
                        rumah sakit sebaiknya digunakan            deskriptif     kualitatif    dengan
                        untuk menyesuaikan daftar obat-            pendekatan     studi   kasus     dan
                        obatan high-alert agar sesuai dengan       kuantitatif.
                        konteks lokal 3,4,17 . Sementara itu,      Pengumpulan       data     kualitatif
                        LASA (Look Alike Sound Alike)              dilakukan melalui:
                        merupakan obat yang nampak mirip           ● Observasi langsung di gudang
                        dalam hal bentuk, tulisan, warna, dan          farmasi    RSUP       Fatmawati
                        pengucapan,   sehingga   diperlukan            terhadap tata letak dan kondisi
                        pengelolaan   untuk   meningkatkan             penyimpanan obat.
                        keamanan dan mencegah terjadinya           ● Studi dokumen (SOP rumah sakit,
                                                                       daftar obat, laporan audit)
                        medication error . Obat emergensi
                                         5
                        merupakan obat-obatan yang harus





                        https://jfklin.rsupfatmawati.co.id/jfklin                                    23
   19   20   21   22   23   24   25   26   27   28   29