Page 25 - Jurnal Farmasi Klinik Vol 4 No 1
P. 25
Jurnal Farmasi Klinik Best Practice Volume 4 No 1
● Wawancara singkat dengan Observasi Hasil
Apoteker Penanggung jawab dan Ya Tidak
staf gudang Gudang diletakkan √
Data dibandingkan dengan terpisah dari unit
standar yang tercantum dalam pelayanan di RSUP
Permenkes No. 72 Tahun 2016, Fatmawati.
Kepmenkes No. Gudang yang cukup √
HK.01.07/Menkes/1596/2024, besar dan memadai
Permenkes No. 47 Tahun 2018 sehingga dapat
tentang Pelayanan kegawatdaruratan menampung
dan Panduan WHO, FDA terkait persediaan obat dalam
LASA dan High Alert Medication jumlah besar serta
dan Emergency. aman untuk aktivitas
Pengumpulan data kuantitatif petugas gudang.
diperoleh dari data pengamatan Atap gudang obat √
langsung dengan bentuk mengisi dalam keadaan baik
daftar tilik terkait dengan sistem dan terhindar dari
penyimpanan obat di gudang farmasi. kebocoran serta tidak
Hasil pengamatan yang diperoleh terdapat tanda
dari daftar tilik dihitung berdasarkan kerusakan seperti
skala guttman, presentasenya dengan retak, berlubang.
menggunakan keterangan “Ya” Gudang terbebas dari √
dengan skor 1 dan “Tidak” dengan hama (tikus dan kecoa
skor 0. Presentase dihitung dengan serta tidak ada tanda-
rumus: (skor perolehan)/(skor ideal) tanda hama lainnya
x 100. Data akan di analisis secara Tersedia fasilitas alat √
deskriptif untuk mengklasifikasikan pemadam kebakaran
hasil persentase sistem penyimpanan di gudang
obat, berikut kriteria penyimpanan Gudang memiliki √
obat, yaitu: ruang penyimpanan
Sangat Baik : 81 - 100 % obat yang terpisah
Baik : 61 - 80 % dari alat kesehatan.
Cukup Baik : 41 - 60 % Fasilitas gudang √
Kurang Baik : 21 - 40 % berupa lantai yang
Sangat Kurang Baik : 0 - 20 % 12 terbuat dari keramik
Analisis statistik menggunakan uji t atau semen.
dengan significansi p > 0,05. 14 Fasilitas gudang √
berupa dinding dibuat
Hasil menjadi licin
Tabel 1. Evaluasi penilaian
Pengaturan Gudang Farmasi
https://jfklin.rsupfatmawati.co.id/jfklin 24

