Page 65 - Jurnal Farmasi Klinik Vol 4 No 1
P. 65
Jurnal Farmasi Klinik Best Practice Volume 4 No 1
pengobatan yang tepat dan efektif karena Berdasarkan estimasi dari International
setiap jenis kanker memerlukan rejimen Agency for Research on Cancer (IARC), pada
pengobatan yang spesifik. Pengobatan tahun 2022 terdapat 408.661 kasus kanker
umumnya mencakup pembedahan, baru di Indonesia dan242.988 kematian akibat
radioterapi, dan/atau terapi sistemik seperti kanker. Jumlah ini diperkirakan terus meningkat,
kemoterapi, pengobatan hormonal, atau dan pada tahun 2030, kasus kanker baru di
Indonesia bisa mencapai 522.000 dan kematian
terapi biologis yang ditargetkan. Pemilihan akan meningkat menjadi 320.000.
rencana pengobatan yang sesuai harus Evaluasi penggunaan obat pada
mempertimbangkan jenis kanker serta pasien kanker bertujuan untuk memastikan
karakteristik individu pasien. Menyelesaikan bahwa terapi yang diterima sesuai dengan
protokol pengobatan dalam waktu yang telah pengelolaan penyakit, meminimalkan efek
ditentukan sangat penting untuk mencapai samping, serta mengurangi biaya
hasil terapi yang diinginkan (WHO, 2024). pengobatan yang dikeluarkan oleh rumah
sakit.
Data Hasil
Tabel I. Data 3 Penyakit Kanker Pasien Kemoterapi Terbanyak di RSUP Fatmawati
No Kanker Jumlah
1. Kanker Payudara 94
2. Kanker Ovarium 71
3. KNF (Karsinoma Nasofaring) 66
Tabel II. Regimen Obat Kemoterapi Kanker Payudara di RSUP Fatmawati (15-31 Juli 2024)
No Nama Obat Jumlah %
1. TAC (Doxorubicin + Docetaxel + 5
Cyclophosphamide) 5.32
2. AC (Cyclophosphamid + Doxorubicin) 1 1.06
3. TC (Cisplatin + Docetaxel) 5 5.32
4. CAF (Cyclophosphamide 2
+Doxorubicin+5 FU) 2.12
5. Zoladex 37 39.36
6. Zometa 9 9.57
7. Trastuzumab 7 7.44
https://jfklin.rsupfatmawati.co.id/jfklin 64

